Stabilisasi Harga Jelang Nataru: Ratusan Warga Antusias Serbu Operasi Pasar Murah di Metro Barat


Metro — Antusiasme masyarakat Kota Metro terhadap upaya Pemerintah Kota (Pemkot) dalam menstabilkan harga komoditas menjelang Hari Raya Natal dan Tahun Baru (Nataru) terlihat jelas pada pelaksanaan Operasi Pasar dan Pasar Murah di Kecamatan Metro Barat, Rabu (26/11/2025)

Ratusan warga telah memadati lokasi sejak dibuka pada Selasa pagi pukul 07.00 WIB, rela mengantre panjang demi mendapatkan kebutuhan pokok dengan selisih harga yang signifikan dari pasar reguler.

Operasi pasar ini menjadi angin segar bagi warga di tengah kecenderungan kenaikan harga bahan pangan menjelang akhir tahun. 

Dari ibu rumah tangga, buruh harian, hingga pelaku usaha mikro, terlihat memenuhi lapangan dengan membawa wadah dan kantong belanja, menunjukkan tingginya daya beli yang membutuhkan dukungan subsidi.
Respon Cepat Wakil Wali Kota di Lapangan

Wakil Wali Kota Metro, Dr. M. Rafieq Adi Pradana, turun langsung ke lokasi untuk memimpin dan memantau kelancaran operasi pasar tersebut. 

Berdasarkan pantauan langsungnya, animo masyarakat begitu besar sehingga stok komoditas bersubsidi habis terjual dalam waktu yang sangat singkat.

“Alhamdulillah semua berjalan lancar dan tertib. Sebelum pukul sembilan pagi, sebagian besar sembako yang kami sediakan sudah ludes. Ini membuktikan bahwa program ini sangat tepat sasaran dan dibutuhkan masyarakat,” kata Rafieq, seraya menambahkan bahwa hampir semua barang dagangan laku terjual.


Rafieq menegaskan komitmen Pemkot Metro untuk terus melaksanakan operasi pasar murah sebagai strategi utama dalam menjaga daya beli masyarakat yang berpenghasilan rendah dan menengah. Lebih lanjut, langkah ini juga bertujuan menekan potensi inflasi daerah yang sering dipicu oleh spekulasi harga menjelang perayaan besar.

"Kami tidak hanya berhenti di sini. Pemkot Metro juga akan melakukan inspeksi mendadak (sidak) secara intensif ke sejumlah pasar tradisional dan distributor besar untuk memastikan tidak ada penimbunan atau praktik curang yang dapat mengganggu stabilitas harga komoditas utama," tegasnya.

*Daftar Harga yang Sangat Kompetitif*

Operasi Pasar Murah ini berhasil menawarkan harga komoditas yang jauh lebih terjangkau berkat adanya subsidi dari pemerintah, menjadikannya sangat diminati warga. Berikut perbandingan harga resmi yang ditawarkan di lokasi:

| Komoditas | Harga Operasi Pasar (Per Unit) | Perkiraan Selisih Harga dari Pasar Reguler

| Minyak goreng | Rp13.000 | Sangat kompetitif |

| Gula pasir | Rp13.000 | Potongan harga signifikan |

| Beras premium | Rp57.000 per karung | Jauh lebih murah |

| Telur ayam | Rp23.500/kg | Menghemat sekitar Rp2.000 – Rp3.000 per kg |

| Bawang merah | Rp15.000/½ kg | 
Jauh di bawah harga normal |

| Bawang putih | Rp11.000/½ kg | 
Jauh di bawah harga normal |

| Cabai merah | Rp26.000/½ kg | 
Menarik, di bawah harga psikologis pasar |

Rencana Pelaksanaan Selanjutnya untuk Menjangkau Lebih Luas
Menanggapi banyaknya warga yang belum sempat mendapatkan sembako karena kehabisan, Wakil Wali Kota meyakinkan bahwa pemerintah telah menyiapkan jadwal dan lokasi operasi pasar berikutnya.

“Bagi warga yang hari ini belum terjangkau, jangan khawatir. Silakan ikuti informasi resmi pemerintah. Operasi Pasar ini adalah untuk seluruh warga Metro, dan kami ingin manfaatnya dirasakan seluas mungkin,” ujarnya, mengimbau masyarakat agar aktif mencari informasi.


Kepala Dinas Perdagangan Kota Metro, Syachri Ramadhan, menambahkan bahwa operasi pasar murah merupakan agenda rutin yang diintensifkan menjelang hari besar. Sepanjang tahun 2025 telah dilaksanakan beberapa kali, dan dua kegiatan lagi telah dijadwalkan hingga akhir Desember.

"Rencananya, operasi pasar berikutnya akan dilaksanakan di Kecamatan Metro Timur dan Metro Pusat. Kami terus berkoordinasi erat dengan distributor dan Bulog untuk memastikan pasokan barang selalu memadai," jelas Syachri. 

Ia menegaskan kembali bahwa program ini adalah bagian dari upaya Pemkot Metro untuk menekan laju inflasi daerah, terutama untuk komoditas pangan.
Respon positif datang dari warga penerima manfaat. Sarinah (63), warga Kelurahan Mulyojati, mengungkapkan rasa syukurnya. 

“Alhamdulillah bawa uang seratus ribu, dapatnya sudah banyak. Bisa untuk kebutuhan dua minggu. Terima kasih Pak Wali Kota dan Pak Wakil Wali Kota,” tuturnya, mewakili ribuan warga lain yang merasa terbantu dengan inisiatif Pemkot Metro ini.

Dengan sisa dua agenda operasi pasar yang direncanakan, Pemerintah Kota Metro optimis dapat terus menjaga stabilitas harga dan memastikan bahwa perayaan Nataru dapat berjalan lancar tanpa adanya gejolak harga pangan yang memberatkan masyarakat. (ADV)
Lebih baru Lebih lama

نموذج الاتصال